Manajemen Persisam Putra Samarinda akhir mengomentari kekalahan 1-4 yang dialami Persisam dari tim tamu Pelita Jaya 1-4, yang dituding sejumlah suporter Persisam, telah terjadi pengaturan skor.
Pendukung Persisam mencurigai netralitas wasit yang memimpin pertandingan tersebut. Namun kecurigaan suporter itu langsung dibantah oleh Presiden Direktur Utama Persisam yang juga Komisaris PT Liga Indonesia, Harbiansyah Hanafiah. Ia pun bersumpah tidak ada lagi pengaturan skor di kompetisi Indonesia Super League (ISL).
Penegasan itu disampaikan Harbiansyah di Pusamania, pendukung Persisam Putra, yang juga dihadiri manajemen Persisam Putra, Ahmad Subahan (Sekretaris Persisam), Agus Setiawan (Manajer Tim), Erwin Dwi Budiawan (Direktur Operasional), Yunus Nusi (Direktur Marketing dan Bisnis), serta Tommy Ermanto Passemah (General Manager Persisam Putra Samarinda).
"Sumpah Lillahita'alla tak ada. Biarpun kita diberi sponsor dari Nirwan Bakrie, dia tidak intervensi soal pertandingan. Kalau dia mau menang terus, dia bisa beli pemain yang top-top. Dia itu juga punya klub di Belgia dan Australia," ucap Harbiansyah, di hadapan Pusamania, di ruang konferensi pers Kantor Persisam Putra Samarinda, Senin (16/1/2012).
Harbiansyah juga mengaku sempat kecewa dengan penampilan klub binaanya yang bermain tidak bagus dalam pertandingan itu. Meskipun ia hanya memantau melalui siaran televisi, Harbiansyah sempat marah dengan Manajer Tim Agus Cung Setiawan.
"Waktu masih main, saya langsung telepon Agus, Manajernya. Saya bilang, itu main seperti apa? Tapi di babak kedua, setelah Eka masuk sudah lumayan bagus permainannya," tuturnya.
Pada saat pertandingan berlangsung, ia mengetahui ada keputusan wasit yang merugikan tim Persisam Putra. Dikatakan Harbiansyah, jika keputusan wasit itu terbukti tidak adil dan berpihak ke satu tim maka, Badan Liga Indonesia akan melakukan pemeriksaan hasil pertandingan itu.
"Itu nanti akan diperiksa wasitnya. Karena ada kesepakatan di rapat BLI, kalau ada keputusan wasit yang tidak adil maka harus diperiksa. Nanti itu ada Komisi Wasit yang memeriksa jalannya pertandingan itu. Saya kalau di Jakarta sampai jam 2 malam mengevaluasi pertandingan-pertandingan. Itupun saya tidak digaji," cetus Harbiansyah.
Sumber : Yahoo