Persisam Putra Samarinda melakukan evaluasi besar-besaran terhadap kondisi didalam timnya. Hasil kurang memuaskan diawal putaran kedua menjadi penyebabnya.

Fandi Mochtar, tak lagi berkostum Persisam.
Dan Senin (23/4) kemarin, secara resmi Persisam Putra Samarinda melepas dua pemainnya. Kedua pemain tersebut ialah Fandy Mochtar dan Djayusman Triasdi.

Alasan melepas dua pemain yang selama ini mengisi skuad utama di Persisam didasari dengan hasil tes fisik yang dilakukan kepada seluruh pemain Persisam. Dimana hasil VO2 Max yang dilakukan beberapa waktu lalu, Fandy Mochtar dan Djayusman Triasdi hanya mendapat penilaian 39.

VO2 max sendiri adalah volume maksimal O2 yang diproses oleh tubuh manusia pada saat melakukan kegiatan yang intensif. Volume O2 max ini adalah suatu tingkatan kemampuan tubuh yang dinyatakan dalam liter per menit, milliliter, menit atau kilogram berat badan.

“Ya betul, mereka berdua kami lepas. Alasannya dari data yang kami terima, stamina keduanya turun drastis dan berada dibawah angka standar,” ungkap Tommy Ermanto Pasemah, General Manager Persisam.

Sumber : pusamania.org